Organisasi adalah kumpulan orang-orang yang saling bekerjasama di dalam mencapai tujuan. Organisasi ini memiliki banyak jenis diantaranya adalah organisasi perusahaan, organisasi pemerintah, organisasi formal, organisasi informal, organisasi ekonomi, organisasi politik, organisasi pemeliharaan, dsb. Kali ini saya akan membahas tentang organisasi perusahaan.
Organisasi perusahaan adalah suatu subsistem dari lingkungan yang lebih luas dimana terdiri dari orang yang berorientasi pada tujuan dan di manage/kontrol oleh manajer. Direktur hanya sebagai penanam modal dan pengambil keputusan yang diajukan oleh manajer tetapi manajer yang menjalankan perusahaan tersebut. Pengertian dari manajer itu sendiri adalah seorang yang melakukan kegiatan manajemen dimana dia menjadi pemimpin dari kegiatan manajemen tersebut dan harus mempunyai technical skills, conceptual skills dan human skills untuk dapat melakukan kegiatan manajemen tersebut dengan lancar.
Perusahaan Ari Jaya adalah salah satu perusahaan pabrik roti yang yang berdiri pada tahun 1998. Perusahaan roti ini berdiri setelah krisis ekonomi pada tahun 1998 melanda Indonesia. Pabrik roti ini bangkit sebagai perusahaan roti yang terbilang maju karena dalam situasi kondisi krisis ekonomi dia mengalami perkembangan yang cukup pesat. Pabrik roti ini mempunyai anak perusahaan di daerah Mardani dan sekitarnya. Di daerahnya Ari Jaya ini cukup terkenal.
Ketika melihat perkembangan dari Ari Jaya ini saya melihat bahwa dalam sistem pemasaran produksinya tergolong bagus karena dia menerapkan langkah dasar dalam mendirikan dan menjalankan perusahaan tersebut. Nilai dan visi, misi, aturan, profesionalisme, insentif, sumber daya, dan rencana kerja semuanya berjalan dengan baik. Dengan ini menunjukkan bahwa langkah-langkah dasar dalam mendirikan dan menjalankan perusahaan sangatlah penting. Perusahaan ini mempunyai visi “Menjadi pabrik roti yang besar”. Dalam menjalankan misi tersebut mereka selalu menerapkan yang terbaik dalam pembuatan roti. Dari segi kebersihan dan kualitas mereka menjaga sebaik mungkin.
Dalam hal ini berarti jika diantara dari Nilai dan visi, Misi, Aturan, Profesionalisme, Insentif, Sumber Daya, dan Rencana Kerja tidak terpenuhi maka perusahaan akan berjalan tidak baik. Sebab semua itu adalah kesatuan proses berjalannya perusahaan itu sendiri.
Tidak ada Nilai dan visi perusahaan akan rusak karena tidak ada tujuan yang jelas dari perusahaan itu sendiri. Tidak ada misi perusahaan akan bingung karena tidak ada acuan pelaksanaan dari visi. Tidak ada aturan perusahaan akan mengalami konflik kepentingan. Tidak ada profesionalisme perusahaan akan resah. Tidak ada insentif perusahaan akan lamban. Tidak ada sumber daya perusahaan akan frustasi karena tidak ada sumber daya yang diolah(bahan baku) maupun yang mengolah(manusia/pekerja). Tidak ada rencana kerja perusahaan akan salah langkah karena tidak tahu langkah mana yang seharusnya diambil atau tidak.
Kamis, 01 Oktober 2009
Langkah Dasar Organisasi
Dalam sebuah organisasi perusahaan, haruslah mempunyai langkah-langkah dasar yang kuat. Langkah-langkah dasar yang kuat itu dapat disebutkan sebagai berikut:
- Nilai dan visi
- Misi
- Aturan
- Profesionalisme
- Insentif
- Sumber daya
- Rencana kerja
jika organisasi perusahaan mempunyai atau menjalankan langkah-langkah dasar tersebut maka tujuan dari organisasi akan tercapai sehingga memungkinkan majunya organisasi perusahaan tersebut.
Nilai adalah sesuatu yang abstrak yang diberikan seseorang kepada kita. Visi adalah tujuan. Nilai dan visi ini dalam organisasi perusahaan berguna untuk memacu kita mendapatkan tujuan yang kita inginkan. Apabila tidak ada nilai dan visi maka organisasi perusahaan yang dijalankan akan rusak dan kehilangan arah.
Misi adalah penerapan/usaha-usaha untuk mencapai tujuan itu sendiri. Organisasi perusahaan yang tidak mempunyai misi akan bingung sebab penerapan dalam pelaksanaan untuk mencapai tujuan itu tidak dipunyai.
Aturan adalah batasan-batasan dalam tindakan, tatakrama, dsb. Berperan untuk menjaga kestabilan dalam organisasi perusahaan sehingga tidak menimbulkan konflik kepentingan.
Profesionalisme adalah keahlian dalam suatu bidang. Profesionalisme ini banyak orang kenal dengan spesialisasi kerja yaitu hanya bekerja di bidang dimana dia ahli di bidang itu. Banyak organisasi perusahaan tidak menerapkan langkah dasar ini. Salah satu contohnya saja seperti programmer yang dimana dia bekerja bukan hanya sebagai programmer tetapi bisa merangkap seperti membetulkan peralatan elektronik yang rusak, membuat keuangan, mengurus pengeluaran, dsb. karena memang banyak orang awam yang menganggap programmer sebagai orang yang handal dalam bidang elektronik. Ini menyimpulkan bahwa orang-orang yang ahli tidak ditempatkan sesuai dengan keahliannya sehingga membuat keresahan pada orang-orang tersebut.
Insentif menurut Anwar Prabu Mangkungara adalah suatu penghargaan dalam bentuk uang yang diberikan oleh pihak pemimpin organisasi kepada karyawan agar mereka bekerja dengan motivasi yang tinggi dan berprestasi dalam pencapaian tujuan-tujuan organisasi. Untuk itu insentif dibutuhkan agar para karyawan dapat bekerja dengan giat sehingga organisasi dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan.
Sumber daya adalah sesuatu yang dimanfaatkan untuk berbagai kepenitngan. Dalam hal ini sumber daya manusia dan juga sumber daya bahan baku dibutuhkan untuk dapat memaksimalkan output/hasil yang diinginkan
Rencana kerja adalah langkah-langkah kerja dimana dalam mengambil langkah-langkah tersebut sudah di pikirkan terlebih dahulu akibatnya. Bila organisasi perusahaan salah dalam melakukan rencana kerja akan menimbulkan salah langkah yang berakibat organisasi perusahaan jatuh.
Langganan:
Komentar (Atom)
